Bagaimana Cara Memulai Bisnis

Dalam memulai bisnis diperlukan beberapa tahap yang dilakukan, dan berikut ini dapat kamu lakukan agar bisnismu berjalan lancar..

1. How to Start 

Bagaimana cara memulai suatu bisnis? 

Business Category

  • Refine your idea, jadi jika kalian mempunyai ide untuk berbisnis maka sempurnakanlah dengan memilih market mana yang ingin kamu masukin.
  • Business Category, mengklasifikasi kategori bisnismu dan lakukan research sertakan data kompetitor, brainstorming your business name, mengklarifikasi target pasarmu 
  • Find your strategy, dengan mempertimbangkan jika bisnis tidak berjalan dengan lancar maka perlu juga dilengkapi dengan exit strategy.
  • Make your business plan, hal ini sangat diperlukan untuk menjadi pegangan bisnismu berjalan, menjadi alat untuk mencari investor, your community know your brand


  • Build your team, choose your vendor dan buat struktur organisasi bisnismu
  • Brand yourself and advertise (company website, social media, CRM, logo)
Product Development, serangkaian tahapan yang dilakukan oleh bisnis dalam membawa produknya ke pasaran, dan cara membuat perencanaan PD adalah :
a. Identifikasi kebutuhan produk, seperti uji pemasaran dan survei, owner dapat mengukur minat pasar terhadap suatu produk. Hal ini menjadi alasan yang kuat untuk memproduksi produk tersebut.
b. Membuat visi produk, tujuan pembuatan produk, apa fungsi produknya, untuk siapa dibuat dan seperti apa desain produknya.
c. Membuat roadmap produk, hal ini membantu dalam mengidentifikasi tujuan yang harus dikembangkan terlebih dahulu.

d. Menerapkan Roadmap Produk, tim mulai mengimplementasikan mengikuti roadmap dan produk sudah dapat dibuat, dimonitor dan diperbaiki, sehingga dapat mengidentifikasi area yang berpotensi untuk dikembangkan dari produk.
e. Pengembangan dan Penilaian, mengumpulkan feedback dari konsumen untuk mengembangkan produk berdasarkan kebutuhan pelanggan. Para pemangku kepentingan ikut andil bertujuan untuk memastikan arahan dan ekspektasinya dapat terealisasikan.

2. How to Make Money
  • Business Differentiation, menciptakan excellent value, keunggulan bersaing, dan memiliki keunikan, Jenisnya bisa berupa diferensiasi produk, diferensiasi kualitas pelayanan atau diferensiasi citra. Unique Selling Proposition (USP) atau unique selling point, apa yang membuat produkmu berbeda dan lebih menonjol dibandingin kompetitor. Sertakan tagline brandmu.
  • Sales & Distribution, aktifitas yang termasuk customer service, pengembalian produk, penanganan keluhan customer, inventory, gudang, pengiriman invoice, pembookingan, penagihan dan penerimaan pembayaran. Sales distribution model dengan menggunakan 5W 1H untuk menarik perhatian customer, kemudahan dalam membayar, menjalin komunikasi dengan customer dan memastikan tingkat kepuasan konsumen.
  • Customer Management, bagaimana cara your company menjalin hubungan dengan customer yang ada dan new prospects yaitu dengan memproses managementnya, mengimplementasikan, sistem management dan aplikasi management. Berikut konsep CRM (Customer Relationship Management) yang sering kita dengar:
- Strategy dalam CRM antara lain dengan memanfaatkan rangkaian email sebaik-baiknya, gunakan obrolan langsung untuk layanan pelanggan yang sangat baik, WA Blast, luangkan lebih banyak waktu dalam segmentasi audiens, gunakan notification push, membuat blog atau website company (artikel), membangun kemitraan dengan influencer, membuat konten interaktif, fokus pada keamanan data, gunakan CRM system yang baik.
- CRM system to collect, store and organize customer data untuk meningkatkan konversi, retention rates dan penjualan serta repeat order yang menjadikan loyal customer kamu.

source: Rockcontent.com

- CRM Strategy untuk meningkatkan retensi pelanggan dan customer yang loyal.
            a. Understand your customers'journey
            b. Focus on the user experience 
            c. Remember - your customers are people, not numbers.
- Tantangan yang sekarang dihadapi mengenai stigma customer 
        a. Customer khawatir dengan data personal mereka di online
        b. Customer lebih percaya pada influencers yang mereka tahu dibandingkan pada perusahaan besar
        c. Customer menginginkan pengalaman yang lancar dan efisien dengan konten yang interaktif dan personal.
 Jika CRM ini dikelola dengan baik maka customer akan melihat usahamu sebagai usaha yang menghargai customer, detail pribadinya terjaga dan pengalaman mereka dalam menggunakan produkmu, sehingga mereka akan membicarakan bisnismu dengan orang lain dengan pengalamannya mereka.

3. How to Manage
  • Operational Profitability, termasuk pada sumber-sumber pemasukan, pengelolaan pemasukan, pengelolaan bahan baku dan pengelolaan sumber daya manusia.
  • Cost management, membuat budgeting dan controlling budget bsinis. Hal ini berfungsi untuk mengurangi overspending, membantu dalam pengambilan keputusan, facilitates financial health (monitoring berkelanjutan, cost control dan laporan keuangan), migitasi resiko, support standar dengan menganalisis biaya ke depannya dan level produktivitas, improve visibility (perubahan untuk penghematan). Element dalam cost management antara lain alat ukur, tingkat presisi, ambang kontrol, aturan ukuran performa dan format pelaporan.
                    (Budgeting, Time Tracking, Reporting, Analytics)
  • Cash Flow Management, monitoring, analisis dan optimalisasi aliran uang masuk dan keluar (cash flow) dari bisnis kamu. Rencana cash flow management antara lain prediksi cash flow, manajemen persediaan, kontrol pengeluaran, penagihan dan penerimaan dana yang efisien, strategi penjualan dan pemasaran, opsi pembiayaan, dana darurat, tinjauan rutin dan penyesuaian serta cari bantuan profesional.
4. How to Expand
  • Sales improvement, clarify strategi yang ada dan misi bisnisnya, membuat planning sales yang tersepesifik ke action, proaktif terhadap kebutuhan pelanggan, tell customer experience, always sell with purpose, ASK LISTEN ACTION, bertanggungjawab terhadap customernya, maksimalkan data yang kamu punya, develop relationship yang kuat dengan customer baru dan existing.
  • Team development membuat program yang bertujuan kerjasama dan kolaborasi tim, meningkatkan keterampilan, rasa tanggung jawan dan partisipasi,  memperkuat kepemimpinan, pengelolaan konflik, mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam tim

Komentar

Postingan Populer