Bagaimana cara menghitung target penjualan?
1. Menghitung persentase penjualan
Target penjualan produk pada bulan Mei sebesar Rp 10.000.000. Sementara total penjualan produk kopi pada bulan Mei adalah Rp 15.000.000. Maka, persentase penjualan produk pada bulan Mei adalah
(Rp 15.000.000 / Rp 10.000.000) x 100% = 150%
maka penjualan Mei berhasil melebihi target sebesar 150%
Rumus : (Total Jual/Target Jual) x 100%
2. Mencari nilai minimal penjualan
Pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui berapa nilai minimal penjualan yang harus didapatkan oleh bisnis. Cara ini membantu perusahaan agar tidak mengalami kerugian akibat kurangnya keuntungan dari penjualan.
Sebuah perusahaan memiliki target minimal dalam satu periode adalah sebesar 80%, sementara target nilai penjualan dalam sebulan yang ingin dicapai adalah Rp. 10.000.000. Maka, angka minimal nilai penjualan adalah 80% x Rp. 10.000.000 = Rp. 8.000.000. Jika kurang dari angka ini atau minimal penjualan maka bisnis akan rugi
Rumus : Persentase Target Minimal Penjualan x Jumlah Hasil Penjualan
3. Menghitung performa target penjualan
Target penjualan individu dalam sebulan adalah sebesar Rp. 15.000.000, sementara seorang sales berhasil menjual produk senilai Rp. 20.000.000. Maka, hasil penjualan sales tersebut telah melebihi target
Rumus : Hasil Penjualan - Nilai Target penjualan
Selain menentukan target penjualan, dalam bisnis juga tidak selalu berjalan mulus. Apa saja jenis-jenis hambatan dalam berwirausaha?
- Keterbatasan Modal
- Manajemen yang buruk
- Sistem dan Prosedur yang tidak efisien
- Persaingan yang ketat
- Perubahan Kondisi Pasar
- Regulasi Pemerintah
- Kondisi Ekonomi
Hal-hal inilah yang menyebabkan adanya beberapa hambatan yang ada dalam perusahaan, namun bisa mengatasinya dengan perencanaan yang matang, fleksibilitas, manajemen risiko, jaringan dan koneksi, inovasi, manajemen waktu yang efisien, mentalitas belajar, pemahaman pasar, manajemen keuangan yang bijak, komitmen dan konsistensi.



Komentar
Posting Komentar